Menghafal Alquran itu Mudah

asdf 1Allah SWT menurunkan Alquran sebagai petunjuk dan tuntunan hidup manusia.
Selama berabad- abad lamanya Alquran tetap terjaga keaslia nya dan tidak
ada seorang pun yang mampu mengubahnya walaupun hanya satu ayat.Ini karena Allah yang memberikan jaminan bahwa Dia yang akan menjaga sendiri kemurnian kitab suci yang diturunkannya tersebut.

Rasulullah
SAW dan para sahabat menghafal Alquran dengan begitu mudah. Mereka
menyimpan ingatan ayat demi ayat, surah demi surah yang begitu banyak.
Mereka adalah orang yang pertama kali menghafal, memahami, dan
mengamalkan ajaran Alquran selama hidupnya.

Buku ini membahas
tentang metode menghafal Alquran yang bernama Kauny Quantum Memory.
Menurut penulis, salah satu teknik yang digunakan adalah baby reading. Teknik ini untuk memudahkan hafalan dan bacaan.

Menghafal Al Quran

Secara
sederhana, teknik ini seperti kita mengajarkan kata demi kata kepada
anak-anak. Kita tak perlu mengeja atau menjelaskan deretan huruf yang
ada, tetapi langsung mencontohkan bunyi tersebut. Lalu membacanya
berulang-ulang agar terekam dalam ingatan.Ibaratnya, kita
mengajarkan anak naik sepeda. Kita tak perlu menjelaskan kepada anak
mana sadel, ban, jari-jari, atau stang. Tak perlu juga kita menjelaskan
definisi, makna, serta asal-usul sepeda. Hal yang perlu kita lakukan
adalah menyuruh anak naik sepeda, lalu kayuh, dan terus kayuh. Yang
terpenting adalah bagai mana sang anak mau berlatih berulang-ulang
hingga bisa mengendarainya dengan senang.Teknik ini sebenarnya
pernah dicontohkan Rasulullah SAW. Rasulullah hanya membaca langsung
rangkaian huruf tanpa mengeja dari ayat yang langsung didengarnya dari
Malaikat Jibril. Demikian juga para sahabat, mereka hanya mendengar
langsung ayat tersebut berulang-ulang hingga mereka menyerap dan
menghafalnya dengan mudah. Beberapa kelebihan metode Kauny
Quantum Memory, antara lain program pelatihannya dijalankan secara
profesional, metode pembelajarannya sistematis, mudah, dan cepat,
menggunakan metodologi yang berdasarkan riset dan uji coba, menggunakan
metode relaksasi untuk menghafal, dan membangkitkan ketajaman panca
indera dan kemampuan bawah sadar untuk menghafal. Bagi Anda yang sangat
menginginkan bisa menghafal Alquran, metode ini bisa menjadi salah satu
pilihan.
Tagged with: , , , , , , , , ,
Posted in al quran tentang, cara menghafal al quran, cepat menghafal al quran, menghafal al quran, menghafal alquran, metode menghafal al quran, mudah menghafal al quran, teknik menghafal al quran, tips menghafal al quran

Ternyata Umat Islam itu Kaya

Ternyata Umat Islam Itu Kaya!Seorang sahabat bernama Andi, -bukan nama asli-, berkisah bahwa ia pernah bekerja di sebuah perusahaan Yahudi. Ia sudah menjadi manusia yang kaya raya di usianya yang lagi belum mencapai 40 tahun. Lebih dari 200 negara sudah ia sambangi. Semua itu dilakukan demi mencari kekayaan dunia untuknya, dan untuk perusahaannya yang dimiliki orang Yahudi.

Dia bertutur betapa satu sen pun harus dikejar dalam bisnisnya. Kerugian meski hanya satu dollar akan membuat pemilik usaha menjadi panik. Apalagi model krisis global seperti saat ini.
Selalu mencari harta. Mengejar kekayaan dunia. Takut miskin. Itulah yang selalu tertanam dalam benaknya!

Namun dalam sebuah tugasnya di Maroko, Afrika Utara. Andi ini singgah di sebuah perkampungan muslim yang sederhana lagi bersahaja. Sebagai seorang muslim, kehadirannya di kampung itu disambut dengan baik oleh muslim di sana.
Andi dijamu makan dan makanan untuk disantap pun sudah tersaji dihadapan. Namun tidak seorang pun mulai menyantap makanan dan Andi pun belum lagi dipersilakan. Hingga seseorang datang ke dalam ruang makan lalu menyampaikan berita kepada tuan rumah dalam bahasa Arab. Usai itu, Andi pun dipersilakan untuk makan.

Saat menyantap hidangan itu, Andi diberitahu oleh tuan rumah bahwa warga kampung muslim tersebut tidak akan pernah menyantap makanan, selagi mereka belum merasa yakin bahwa di luar sana tidak ada seorang pun yang kelaparan. Warga di dusun tersebut saling berbagi makanan antara satu rumah dengan yang lain. Dan orang yang datang sebelum santap makanan tadi, adalah pembawa kabar bagi tuan rumah yang menyampaikan bahwa ia sudah membagi makanan bagi penduduk kampung yang belum mendapat makanan.

Andi malam itu mendapat pelajaran berharga bahwa berbagi kepada sesama akan membawa ketentraman dan kebahagiaan. Penduduk desa ini mayoritas adalah penduduk miskin, namun mereka bahagia dengan cara berbagi kepada sesama. Inilah pelajaran yang jauh berbeda dari apa yang Andi dapatkan di perusahaan tempat ia bekerja.
Usai dari Maroko, ia ditugaskan untuk terbang ke Cairo, Mesir. Perjalanan bisnis malam itu membawa dirinya untuk menyewa sebuah taksi di sana. Taksi di kota Seribu Menara itu dimiliki oleh perorangan, dan kebanyakan armadanya sudah jelek dan bobrok.
Malam itu Andi membuka pembicaraan dengan sopir taksi Mesir demi memecah kebekuan. “Berapa uang yang kau hasilkan dalam sehari dengan membawa taksi seperti ini?” Andi melempar tanya kepada sopir taksi. Dibenaknya Andi akan membayangkan betapa jauh penghasilan yang akan disebutkan oleh sopir taksi ini dibandingkan penghasilan yang ia dapatkan di perusahaan Yahudi terkenal. “Aku tak membawa taksi ini seharian!” jawab sopir itu dengan bahasa Inggris sekenanya.

“Apakah kamu punya pekerjaan lain di luar sana?” kejar Andi. “Alhamdulillah, aku punya dua pekerjaan yang diberi Allah untukku. Dari pagi hari sampai sore aku bekerja di restoran, malam harinya aku menjadi supir taksi!” sahut sang sopir.
“Apakah hidup di Mesir sudah sedemikian sulit sehingga engkau harus bekerja double dan mencari nafkah sampai malam?” tanya Andi lagi. “Tidak…., hidup di negeri ini amat nikmat sekali! Dari pagi hingga sore aku mencari nafkah untuk diriku dan keluarga dan itu cukup untuk kami…” jelas sang sopir. “Lalu mengapa engkau menjadi sopir taksi?” kejar Andi.
“Saudaraku…., hidup ini hanya sekali. Dan aku ingin hidup yang cuma sekali ini berarti untuk bekalku setelah mati. Maka sudah beberapa lama ini aku membawa taksi agar aku bisa mencari tambahan penghasilan dan kemudian aku sedekahkan kepada mereka yang membutuhkan.” jelas sang sopir.

Degg…! kalimat itu terasa bagai kilat menyambar di hati Andi. Betapa hebat niat sopir taksi itu gumamnya. Tak pernah dengan kekayaan yang dimiliki, Andi bercita-cita mulia seperti itu. Tak berani ia meneruskan pembicaraan dengan sopir taksi. Dalam hati Andi bergumam bahwa seluruh harta yang ia cari rupanya belum apa-apa, dibandingkan kekayaan hati yang dimiliki penduduk muslim miskin di Maroko dan supir taksi shalih yang ia temui di Cairo, Mesir ini.

“Rupanya umat Islam lah yang memiliki kekayaan yang hakiki!” gumam Andi.

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa di antara kalian di waktu pagi ia merasa aman rumah tangganya, sehat badannya, dan mempunyai persediaan makanan untuk hari itu, maka seolah-olah ia telah mendapatkan kebahagiaan dunia dengan semua kesempurnaannya.” HR. Tirmidzi
(Bobby Herwibowo)

Tagged with: , ,
Posted in kisah islami, motivasi islami

Bertahan dengan Nafkah Halal

bertahan dengan nafkah halalSudah lama tidak merasakan kenyamanan dalam ibadah? Maaf bila pertanyaan ini terasa kurang sopan. Namun sering didapati pada zaman belakangan ini manusia-manusia para hamba Allah yang tiada lagi merasa nikmat bersujud. Tidak hadir hatinya saat menegakkan shalat. Tidak tergugah nuraninya saat berbagi. Tidak khusyuk ketika berdoa. Dan banyak lagi perumpamaan yang semisal.
Bila itu yang dirasakan, maka introspeksilah diri. Apakah ada hal keliru yang pernah kita lakukan. Atau mungkin, periksalah nafkah dan apa yang Anda makan!
Boleh jadi hijab penghalang antara kita dengan Allah Tuhan Yang Disembah saat kita beribadah kepadaNya adalah makanan dan nafkah yang tidak halal yang pernah masuk ke dalam lambung kita.
Dari Ibnu Abbas ra berkata; dibacakan dihadapan Rasulullah SAW ayat ini: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi”, (QS. 2: 168). Usai mendengarkan ayat ini maka bangkitlah Saad ibnu Waqqas r.a seraya berkata: “Ya Nabiyallah berdoalah kepada Allah agar Dia menjadikanku orang yang dikabulkan doanya!” Maka bersabda Rasulullah SAW: “Ya Saad, baguskanlah makananmu maka engkau akan menjadi orang yang terkabul doanya. Demi Dzat Yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sesungguhnya seorang hamba menelan benda haram ke perutnya, tidak akan terkabul amalnya selama empat puluh hari, dan siapapun dari seorang hamba yang tumbuh dagingnya dari yang haram maka neraka lebih berhak baginya.” HR. Thabrani

Hadits di atas menjelaskan kepada kita bahwa doa hanya diijabah bagi orang yang makan dari harta yang halal. Harta syubhat apalagi haram menyebabkan doa dan ibadah terhalang selama 40 hari, dan itu akan menghempaskan dirinya ke dalam jurang neraka. Naudzubillah!!!

Dalam hadits lain, Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa telah bersabda Rasulullah SAW: “Akan datang kepada manusia suatu zaman yang seseorang tidak perduli apa yang diambilnya dari yang halal atau yang haram“. HR. Bukhari

Dan hadits ini belakangan telah terbukti dengan seringnya kita mendengar seseorang yang berseloroh, “Hari gini nyari yang haram aja susah, apalagi yang halal?!”
Ucapan dan kalimat seperti ini meski terkesan bercanda, namun dapat mematikan semangat seorang muslim untuk mengais rezeki halal dalam kehidupan.

Karena itu, amat penting dituntut dari seorang muslim yang mencari nafkah untuk tidak tergoda dengan yang haram. Ketahuilah bahwa karunia Allah Swt yang halal itu tiada berbilang, lalu mengapa mengambil yang haram dan terbatas?
Teruslah bertahan untuk mencari nafkah yang halal, sebab dalam nafkah yang halal terdapat keberkahan dan energi penguat untuk beribadah!

Tagged with: , ,
Posted in kisah islami, motivasi islami

Kebanggaan Orang Tua di Dunia dan Akhirat

Malam itu saya dan istri sedang mampir di sebuah warung es kelapa di pinggir jalan. Bukan rasa haus yang membuat saya singgah di situ. Apa alasannya,saya sendiri belum mengerti.
Di sana terlihat seorang pria yang tengah duduk menikmati es kelapa. Sedang pemilik warung itu adalah sepasang suami-istri asal Medan yang saya duga dari logat bicara mereka.
Kami berdua memesan es kelapa. Tak lama kami pun menikmatinya sambil berbincang sana-sini menikmati malam yang kami jalani bersama.
Anak mengahafal alquranLalu datanglah seorang bocah berusia 7 tahun  kira-kira. Bocah itu mendekati kedua pemilik  warung sambil cium tangan. Bocah itu  mengenakan peci putih dan baju taqwa. Sepertinya ia baru usai mengaji.
Pria pembeli yang datang sebelum kami membuka tanya, ” Itu anak bapak ya?” Pertanyaan itu  dibenarkan oleh penjual es kelapa. Pria pembeli  lalu menyapa si bocah, “Habis pulang ngaji ya  nak?”
Anak itu mengangguk memberi jawab. “Ngajinya sudah sampai surat apa?” tanya pria tadi. “Surat Al Mulk” jawab anak itu singkat. Mendengar jawab bocah itu, saya dan istri mulai tertarik dan pasang telinga. Pada saat yang sama, kedua mata ini mendapati mimik bangga yang tersirat di wajah kedua orang tuanya yang berpofesi sebagai penjual es kelapa.
Pria tadi melanjutkan tanya, “Apakah kamu hafal surat Al Mulk?” Anak itu menjawab dengan anggukan. “Apakah boleh saya uji hafalanmu?” tanya pria tadi kepada sang bocah. Lagi-lagi si bocah menjawab dengan anggukan.
Sudah Sampai manakah hafalan Al Quran kita ?
Apa Bukti Cinta Kita pada Nabi Muhammad SAW ?
Tagged with: , , ,
Posted in al quran tentang, menghafal al quran, menghafal alquran
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.